Raskin – Beras Bersubsidi Bagi Masyarakat Yang Berpenghasilan Rendah

Naekake A, Sabtu, 3/12/2016. Program Raskin secara nasional akan tetapi Pemerintah Kabupaten TTU merubah Program Raskin menjadi Program Raskin Pola Padat Karya Pangan(PKP) sebagai program unggulan Pemrintah Kabupaten TTTU dan semuanya tertuang dalam Panca Program Strategis Kabupaten TTU yaitu program pengembangan pertanian, program pengembangan pendidikan, program pengembangan kesehatan, program pemberdayaan koperasi dan UKM serta program optimalisasi pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan. Dalam rangka pemberdayaan masyarakat pada lahan  kering di Kabupaten TTU maka pemerintah daerah menerapkan Program Raskin Pola Padat Karya Pangan (PKP)  dengan sistem wanatani dengan tujuan untuk peningkatan kesejahteraan petani petani. Program ini mulai dilaksanakan sejak tahun 2011 sampai sekarang dimana menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara.

Milikhior Kebo, Kepala Desa Naekake A diselah kesibukannya menyatakan bahwa, beras raskin tahap 3 dan taham 4 ini akan secepatnya di bagikan kepada semua warga miskin di desa Naekake A. beras raskin 21 ton ini akan di bagikan kepada 477 KK. Tetapi masyarakat penerima Raskin jangan lupa kerja kebun sendiri.

Proses penyaluran beras miskin di Desa Naekake A belum mencapai 100%. Meski biaya raskin itu ditebus oleh pemerintah daerah. Jatah beras miskin  21 ton untuk 477 KK miskin di Desa Naekake A dengan harga Rp 1.600 perkilogram dan pemerintah daerah yang tebus. Penyaluran Beras raskin di Kabupaten TTU Biasanya pada akhir tahun hal ini untuk menjaga Pasokan Makanan pada akhir tahun (pada bulan-bulan stok makanan berkurang)’. Ungkapnya. ADN

Facebook Comments

Selamat Natal & Tahun Baru 2016

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan